Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Negara

Globalisasi bukan menjadi suatu hal yang asing lagi di kalangan masyarakat. Dimana globalisasi, yang salah satunya ditandai dengan teknologi yang lebih maju dibandingkan sebelumnya, meningkatkan interkoneksi. Pada era sekarang ini, seseorang bahkan tidak bisa dilepaskan dengan adanya kemajuan teknologi yang disebut dengan internet.

Globalisasi merupakan suatu proses yang mendunia, dimana individu tidak terikat oleh negara atau batas wilayah. Setiap individu dapat dengan mudah terhubung oleh siapa saja dan terjadi proses penyebaran informasi dan komunikasi melalui media cetak dan elektronik yang mendunia.

Internet memanjakan para produsennya dari berbagai kemudahan yang ditawarkan dan tentu saja akan membantu masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas. Namun, terkadang terdapat juga kekurangan tersendiri dari adanya internet yang dapat membuat permasalahan baru.

Secara singkat, globalisasi membuat suatu negara semakin kecil atau sempit dikarenakan kemudahan dalam berinteraksi antar negara baik dalam perdagangan, teknologi, pertukaran informasi, dan gaya hidup maupun dengan bentuk-bentuk interaksi lain.

Masyarakat Indonesia harus pintar memilah dan memilih dari adanya kemajuan teknologi yang semakin berkembang. Dengan adanya kelebihan yang dimiliki oleh globalisasi tentu saja dapat memudahkan dan membantu berbagai sektor kehidupan masyarakat, karena akses berbagai komunikasi dengan cepat, menambah informasi dalam ilmu pengetahuan yang sekiranya belum diketahui atau menambah referensi bacaan, serta meningkatkatkan taraf hidup bermasyarakat.

Kemudian kekurangan sendiri dapat menimbulkan dampak negatif yang tentu saja bilamana tidak ditangani dengan benar akan menimbulkan suatu hal yang tidak diingin dikemudian hari, seperti contohnya bisa membuat terkikisnya rasa cinta tanah air masyarakat, bersikap westernisasi (bersikap atau berperilaku seperti kebarat-baratan), budaya bangsa yang sudah terkikis. atau bahkan dapat membuat disintegrasi yang terjadi di wilayah Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan dengan berbagai multi SARA (Suku, Agama, Ras, Adat) yang dimiliki yang memiliki ciri khas tersendiri. Terkadang dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin pesat ini dapat membuat masyarakat lebih mudah dan cepat untuk terprovokasi yang dapat menimbulkan konflik.

Ketahanan Negara

Globalisasi dapat berpengaruh pada sektor ketahanan negara. Ketahanan negara merupakan kondisi dimana negara tersebut memiliki keuletan dan ketangguhan yang dapat menuju ketahanan suatu negara. Dalam hal ini yang dimaksud dengan ketahanan negara ialah mampu menghadapi serta mengatasi segala bentuk tantangan, hambatan, dan ancaman yang datangnya dari luar negara maupun dari dalam negara tersebut, yang secara langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan suatu negara.

Dengan berbagai kelebihan dari pengaruh globalisasi yang bisa dikaitkan dengan ketahanan negara diharapkan dapat membuat semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia, menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.

Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel, serta menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara yang profesional.

Dengan adanya ketahanan negara maka dapat menimbulkan sikap cinta tanah air di kalangan masyarakat, yang tentu saja hal ini cita-cita masyarakat untuk mengamalkan pancasila di kehidupan sehari-hari. Contoh kecilnya adalah menggunakan dan mencintai produk dalam negeri, menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di berbagai acara, melestarikan kebudayaan Indonesia, dan bersikap toleransi.

Kemudian, pada kekurangan dari adanya  globalisasi yang telah disinggung sebelumnya. Globalisasi dapat mengantarkan kepada sikap yang westernisasi, hal ini bisa dilihat dari cara berpakaian, makanan dan minuman, dan lain-lain. Banyak anak muda yang mengikuti cara hidup orang barat yang terkesan bebas dan sudah mulai meninggalkan bahkan melupakan budaya Indonesia, hal ini merupakan ancaman yang datangnya dari luar. Bilamana negatif dari adanya globalisasi dibiarkan begitu saja maka dikhawatirkan akan menimbulkan krisis identitas akibat pengaruh negatif yang didatangkan dari budaya luar.

Krisis identitas sendiri menjadi suatu ancaman yang sangat menakutkan bagi suatu negara. Masyarakat menjadi tidak mengenal jati diri bangsa yang sesungguhnya yang kemudian cita-cita bangsa tidak dengan mudah didapatkan begitu saja. Dengan adanya krisis identitas ini dikhawatirkan akan membuat suatu perpecahan di negara, terlebih Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar, dan berbagai ancaman sangat mudah untuk masuk ke Indonesia.

Di era reformasi setelah orde baru, Indonesia telah mengalami banyak perubahan. Warga negara wajib ikut serta dalam ketahanan negara di berbagai bidang; politik, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, ekonomi, dan ideologi. Sedangkan, pada masa masuknya globalisasi, tantangan untuk menghadapi nya akan sangat berat, karena sifat mental dari masyarakat Indonesia itu sendiri yang berkurang.

Namun, dengan adanya masyarakat yang lebih dapat memilah dan memilih suatu informasi maka diharapkan yang terlihat ialah dampak positif dari adanya globalisasi yang kemudian dapat membuat ketahanan negara semakin kokoh. Sehingga masyarakat Indonesia bisa hidup sejahterah dan makmur, karena globalisasi dalam ketahanan negara menjadi momentum yang sangat baik untuk kedepannya bilamana dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

 

BACAAN LANJUTAN

Ajeng Putri S, 2015, Dampak Globalisasi Terhadap Ketahanan Nasional dalam Bidang

Ekonomi dan Sosial Budaya, Makalah.

Nurhaidah, M. Insya Musa, 2015, Dampak Pengaruh Globalisasi Bagi Kehidupan Bangsa

Indonesia, Jurnal Pesona Dasar Universitas Syiah Kuala Vol.3 No.3, April 2015, hal 1-14

ISSN: 2337-9227

 

Penulis: Wiji Setiyani, Mahasiswa S1 Ilmu Politik

 

 

Baca Juga:

Desentralisasi, Globalisasi, dan Penerapan Prinsip Neo-Liberalisme

Teori Perbandingan Politik di Era Globalisasi

Memahami Perang Cyber dalam Konteks Kajian Keamanan